Kriteria dan Persyaratan Pendaftaran SPMB PKN STAN 2020/2021

PKN STAN merupakan salah satu politekni negeri yang sangat diminati di Indonesia. Yang menjanjikan setiap lulusannya akan langsung mendapatkan pekerjaan serta diangkat menjadi PNS. Hal itu tentu menarik perhatian setiap lulusan baru SMA/SMK/sederajat untuk menjadi salah satu mahasiswa dari PKN STAN.


SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) PKN STAN biasanya dilaksakan antara bulan Mei-Juli. Untuk masuk politeknik ini tidaklah mudah ada serangkaian kriteria dan persyaratan untuk mengikuti SPMB PKN STAN 2020/2021. Maka dari itu kalian harus menyiapkan diri semaksimal mungkin untuk bisa masuk dan diterima dalam SPMB STAN 2020/2021. Lalu apa saja kriteria dan persyaratan pendaftaran SPMB PKN STAN 2020/2021?

Kriteria Peserta dan Persyaratan Pendaftaran PKN STAN

Kriteria Peserta PSMB PKN STAN

Kebutuhan dari setiap spesialisasi diperuntukan bagi peserta dengan kriteria sebagai berikut :
  1. Program Reguler merupakan program penerimaan mahasiswa baru dari seluruh wilayah Indonesia yang ditujukan untuk mengisi formasi pegawai kementerian keuangan dan non-kementerian keuangan.
  2. Program Afirmasi merupakan program penerimaan mahasiswa baru yang dikhususkan untuk putra dan putri dari daerah Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur untuk mengisi formasi kepegawaian kementerian keuangan didaerah tersebut.

Persyaratan Pendaftaran SPMB PKN STAN

  1. Lulusan (tahun 2019 dan sebelumnya) atau calon lulusan tahun 2020 semua sekolah menengah dan / sederajat.
  2. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) bagi pendaftar :
    • Lulusan tahun 2019 dan sebelumnya, memiliki nilai rata-rata ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00
    • Calon lulusan tahun 2020 memiliki nilai rata-rata raport untuk komponen pengetahuan pada semester 1 - 5 tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 atau 2,80 dengan skala 4,00 dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki nilai rata-rata ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.
  3. Usia maksimal pada tanggal 1 September 2020 adalah 20 tahun, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 Septermber 2020 tidak diperkenankan untuk mendaftar. Usia minimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 17 tahun bagi peserta yang memiliki Spesialisasi Diploma I dan 15 tahun bagi peserta Spesialisasi D III.
  4. Sehat jasmani dan kejiwaan serta bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya). Kriteria sehat jasmani adalah :
    • Mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik
    • Mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan gagasan, dan berdikusi
    • Mampu bergera tanpa menggunakan alat bantu
  5. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti  pendidikan
  6. Khusus Spesialisasi Diploma I dan Dipoloma III Kepabeanan dan Cukai ditambahkan syaratnya yaitu :
    • Spesialisasi D I ⇨ Tinggi badan 165 cm (laki-laki) dan 155 cm (perempuan)
      Spesialisasi D III ⇨ Tinggi badan 165 cm (laku-laki)
    • Tidak cacat badan
    • Tidak buta warna
    • Untuk pengguna kacamata (minus/plus/silinder) toleransi maksimal 2 dioptri
  7. Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut :
    • Telah menyelesaikan SD atau sederajat, SMP/SLTP atau sederajat, dan SMA/SLTA atau sederajat di provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan NTT
    • Memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli dari provinsi Papua, Papua Barat, Maluku Utara, Maluku, dan NTT.
  8. Menyetor biaya pendaftaran sebesar Rp 300.000,00 
  9. Pendaftar tidak dinyatakan lulus pada pengumuman SPMB PKN STAN pada tahun sebelum-sebelumnya.

Buka Komentar